Tampilkan postingan dengan label Resep Masakan Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Resep Masakan Daerah. Tampilkan semua postingan

7 Maret 2015

Resep Masakan Sehari-hari: Sambal Lado Mudo

Resep Masakan Sehari-hari: Sambal Lado Mudo


Resep Masakan Sehari-hari: Sambal Lado Mudo. Resep kali ini didapat dari teman Kampus  sewaktu di CRCS. Kami biasanya masak-masak di akhir pekan. Ada satu teman kami yang meski cowok, -sebut saja Sotong LOL- tapi dia jago masak lho. Jadi biasanya kami biasa ditunjuk untuk duet masak yang dapat bagian seharian ngendon di dapur huuffft. Melelahkan tapi seneng juga bisa kumpul bareng teman-teman  dan refreshing makan-makan setelahnya. Ok, waktu itu saya masak Kol isi Ayam yang resepnya sama persis dengan menu masakan yang sudah aku posting disini. Untuk melengkapinya, Sotong temen kami itu yang kebagian bikin sambal Lado Mudo-nya. Yawdah deh, karena emang praktis, akhirnya aku juga suka mempraktekan resep enak Smbal Lado Muda ala Sotong. Ok, berikut ini resepnya.

Bahan Resep Masakan Sehari-hari: Sambal Lado Mudo


5 buah cabai hijau keriting (bisa ditambah atau dikurangi, sesuai selera)
5 buah cabe hijau besar
5 buah tomat hijau, potong 2 bagian
5 siung  bawang merah, kupas
2 siung bawang putih, kupas
½ sdt garam
2 sdm minyak sayur
5 lembar daun jeruk purut, sobek-sobek
2 sdm ikan teri nasi, goreng kering
1 sdm air jeruk nipis



Cara Membuat Resep Masakan Sehari-hari: Sambal Lado Mudo


1. Panaskan air, rebus cabai hijau, tomat hijau, bawang merah, dan bawang putih hingga layu, angkat dan tiriskan. Sisihkan. Well, kalau mau, semua bahan tersebut dikukus juga bisa.

2. Selanjutnya campur semua bahan yang telah direbus dan garam, haluskan. Sisihkan.

3. Panaskan minyak, masukkan bahan no 2 diatas, daun jeruk purut, dan teri nasi. Aduk rata, masak selama 5 menit hingga semua bahan matang, Angkat. Tambahakan air jeruk nipis. Aduk rata. Sedap disajikan dengan pelengkap.


Resep Masakan Sehari-hari: Sambal Lado Mudo
Sambal Lado dengan menu pelengkap, jamur Crispy dan Gulai Kol Isi Salmon

Resep Masakan Sehari-hari: Sambal Lado Mudo



25 Februari 2015

Resep Masakan Indonesia Sehari-hari: Garang Asem Ayam Khas Solo



Resep Masakan Indonesia Sehari-hari: Garang Asem Ayam Khas Solo. Masih seputar menu Ayam, jika sebelumnya diolah jadi nugget yang menyehatkan, kali ini saya berbagi resep ayam yang diolah laiknya pepesan yang dikukus dan dibungkus daun. Namanya Garang Asem, yups masakan khas Jawa Tengah ini sebenarnya sudah enak dan endang gulindang meski tidak dibungkus daun pisang alias langsung disantap setelah masak. Tapi lebih nendang lagi rasanya setelah dikukus lho, selain kuah santannya menjadi lebih bening karena menguap juga aroma daun pisang yang dikukus menyatu dengan bumbu-bumbu yang padu dalam olahan Garang asem ini. Dipastikan para Ibu hamil kayak aku sekarang ini, bakal langsung jatuh cinta dengan cita rasa Garang Asem Khas Solo yang rasanya nano-nano paduan dari pedas dan sedikit masam. Yuk langsung saja diintip resepnya.

 
Resep Masakan Indonesia Sehari-hari: Garang Asem Ayam Khas Solo
Garang Asem Sebelum dibungkus

Bahan Resep Masakan Indonesia Sehari-hari: Garang Asem Ayam Khas Solo

Ayam 500 gram Ayam yang saya gunakan Ayam potong. Potong sesuai selera
2 lembar Daun bawang, iris serong
5-10 buah Cabai merah, rajang memanjang dan sisihkan.
5-10 buah Cabe rawit biarkan utuh
5 buah cabe hijau, rajang memanjang dan sisihkan
3 buah belimbing Sayur (Saya menggantinya dengan tomat hijau dua buah dan satu tomat merah, masing-masing belah empat)
250 ml Santan kental
Satu ikat daun kemangi, petiki dan sisihkan.
2 sdt air asam Jawa
3 pcs Daun Salam
Daun Pisang untuk pembungkus secukupnya
Garam dan gulpas secukupnya
Satu buah Wortel, potong2 dan sisihkan  (Optional)

Bumbu Halus Resep Masakan Indonesia Sehari-hari: Garang Asem Ayam Khas Solo

2 ruas Lengkuas, rajang halus.  
8 siung bawang merah lokal
4 siung bawah putih ukuran sedang
Satu ruas Kencur
Satu ruas jahe
Satu-dua ruas Kunyit
Dua buah kemiri
½ Sdm ketumbar
Satu buah sereh ambil bagian putihnya
 
Resep Masakan Indonesia Sehari-hari: Garang Asem Ayam Khas Solo
Garang Asem dalam proses pengukusan

 
Resep Masakan Indonesia Sehari-hari: Garang Asem Ayam Khas Solo
Fresh from the pan hahay

Cara pembuatan Garang Asem Ayam asli Jawa ini

1. Semua bahan bumbu halus  (lengkuas, bawang merah, bawang putih, kencur jahe, sereh, kemiri, ketumbar dan kunyit) dihaluskan menjadi satu.

2. Ayam yang sudah di potong sesuai selera dimasukkan ke wadah. Masukkan bumbu halus di atas, ratakan di permukaan ayam nya. Masukkan garam dan remas remas bumbu – bumbu tersebut ke daging ayam. Jangan gunakan tenaga terlalu besar sehingga tidak merusak daging nya. Biarkan bumbu meresap kurleb 15-20 menit.

3. Hidupkan kompor dengan api sedang. Taruh wajan atau panci dan masukkan semua bahan di atas.
Setelah itu, masukkan serai dan santan sedikit demi sedikit. Aduk secara perlahan secara merata sampai daging dirasa cukup empuk. Masukkan potongan wortel setelah dirasa wortel cukup empuk lalu masukkan buah tomat yang sudah di potong, daun bawang, irisan cabe merah, cabe rawit utuh, irisan cabai hijau, dan irisan daun bawang. Jangan lupa masukkan daun kemangi. Lalu masak sampai daun kemangi sedikit layu. Jangan tunggu lama, angkat.

4. Siapkan Daun pisang yang sudah dibersihkan. Sebaiknya daun pisang yang digunakan dilayukan dulu diatas kompor sehingga tidak mudah retas. Potong ukuran sedang. Masukan potongan ayam beserta isi lainnya plus kuahnya kira-kira satu sendok centong sayur. Pastikan isi dan kuah terbungkus rapi dan tidak tumpah kemana-mana ya. Jangan lupa semat dengan menggunakan tusuk gigi atau lidi supaya aman.Setelah itu bungkus sampai habis, kukus dengan api sedang kurang lebih 35 sampai 45 menit. Angkat dan sajikan panas-panas dengan nasi putih. Nikmaaat.

Resep Masakan Indonesia Sehari-hari: Garang Asem Ayam Khas Solo




21 Februari 2015

Masakan Indonesia Sehari-hari: Plecing Kangkung Khas Lombok


Masakan Indonesia Sehari-hari: Plecing Kangkung Khas Lombok


Masakan Indonesia Sehari-hari: Plecing Kangkung Khas Lombok. Holla Sobat Didowardah, lumayan lama nih absen upload resep masakan. Hmmm... kali ini saya akan berbagi masakan khas daerah Nusa Tenggara Barat. Kalau biasanya Kangkung diolah dengan ditumis ataupun dibuat cah Kangkung, yuk kita cobain masakan Khas Lombok dengan disiram saus bumbu. Bumbu disini bukan bumbu pecel seperti yang biasa dilakukan oleh masyarakat Jawa ya, tapi campuran ulekan cabe dan terasi bakar ditambah perasan jeruk limau. Rasanya, nendang abis deh, cocok banget buat kita-kita yang suka masakan puedes. Langsung diintip aja yuk cara membuat Plecing Kangkung Khas Lombok-nya.

Bahan  Masakan Indonesia Sehari-hari: Plecing Kangkung Khas Lombok

  • 2 Ikat kangkung, siangi dan potong-potong. Setelah dicuci rebus sebentar di air mendidih dengan dibubuhi sedikit garam. Angkat dan segera rendam dengan air es supaya warnanya tetap hijau segar (kurang lebih 10 menit). Setelah itu tiriskan dan sisihkan.
  • 75-100 g Tauge, seduh dengan air panas, sisihkan.
  • 6 Sdm minyak goreng, panaskan
  • 1 Buahh jeruk limau atau nipis
  • 1 sdt garam
  • ½ sdt gula pasir

Bumbu halus Masakan Indonesia Sehari-hari: Plecing Kangkung Khas Lombok

  • 5 Buah cabai merah besar
  • 8 Buah Cabai rawit (Jika tidak suka pedas bisa dikurangi)
  • 4 Siung bawang merah
  • 2 Siung bawang putih
  • 5 Butir kemiri, sangrai
  • 2 sdm terasi, bakar
  • 1 Buah tomat merah 
Masakan Indonesia Sehari-hari: Plecing Kangkung Khas Lombok
Nikmat disajikan dengan Fish Crispy

    Cara membuat Masakan Indonesia Sehari-hari: Plecing Kangkung Khas Lombok

    1. Haluskan cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, kemiri, tomat dan terasi. Lalu siram dengan minyak panas. Sambil diaduk,  tambahkan gula pasir dan garam. Terakhir beri perasan jeruk limau atau nipis.
    2. Tata kangkung dan tauge dalam piring saji, lalu siram bumbu diatas kangkung, aduk samapai rata. Sajian plecing Kangkung khas Lombok siap dihidangkan dengan nasi putih panas-panas dan lauk gorengan seperti ikan Salmon goreng crispy atau tempe/tahu goreng renyah. 

      Masakan Indonesia Sehari-hari: Plecing Kangkung Khas Lombok

      31 Januari 2015

      Resep Masakan Indonesia Sehari-hari: Salmon Masak Pindang Meranjat Khas Jambi


      Resep Masakan Indonesia Sehari-hari: Salmon Masak Pindang Meranjat Khas Jambi


      Resep Masakan Indonesia Sehari-hari: Salmon Masak Pindang Meranjat Khas Jambi. Dear sobat Didowardah, masih seputar olahan ikan, kali ini saya berbagi resep Pindang khas Jambi yang tak kalah lezatnya dengan Pindang khas Palembang.  Untuk Ikan-nya bisa menggunakan Tuna, Tongkol ataupun Patin sesuai selera. Namun kali ini saya mencoba memasak Pindang dengan penggunaan Salmon. Dan ternyata rasanya luar biasa segar, paduan antara pedas dan asam yang nendang banget cocok disajikan dengan nasi panas-panas. Dijamin langsung berkeringat saat melahapnya. Well,  berbeda dengan Pindang khas Palembang, Pindang Meranjat khas Jambi ini mempunyai kuah yang lebih menyala karena sarat dengan ulekan lombok. Dan yang bikin lebih maknyus dilidah yaitu irisan nanas segar yang berpadu dengan pedasnya cabe rawit utuh. Hmmm, endang gulindang pokoknya! Yuk ah langsung diintip resepnya.


      Bahan Resep Masakan Indonesia Sehari-hari: Salmon Masak Pindang Meranjat Khas Jambi

      • 500 gr Ikan Salmon, setelah dicuci bersih potong sesuai selera, taburi garam dan perasan jeruk nipis. Diamkan selama kurleb 20 menit untuk menghilangkan amis. Lalu cuci lagi sampai benar-benar bersih.
      • 4-5 gelas air
      • 3 Batang Daun bawang potong korekapi
      • 1/4 Buah nanas potong dadu (karena saya hamil saya gantikan dengan 3 buah tomat hijau dibelah empat, juga potongan wortel)
      • Satu ikat Daun kemangi (sesuai selera)
      • 5-10 buah cabai rawit utuh
      • 1 batang serai geprok
      • 2 cm lengkuas memarkan
      • 1 Sdm gula aren
      • Garam secukupnya
      • Air jeruk nipis dari satu buah jeruk nipis.

      Bumbu halus Salmon Masak Pindang Meranjat Khas Jambi

      • 7-10 buah cabe merah
      • 2 buah tomat ukuran sedang
      • 6 siung bawang merah
      • 1/2 cm jahe
      • 4 siung bawang putih
      • 1 sdt terasi (bisa digantikan dengan 1 sdm ebi kering)

      Resep Masakan Indonesia Sehari-hari: Salmon Masak Pindang Meranjat Khas Jambi
      Saking sukanya dengan bawang bombay, ditumis dulu dengan bombay.

      Resep Masakan Indonesia Sehari-hari: Salmon Masak Pindang Meranjat Khas Jambi
      Proses memasak Salmon masak Pindang

      Cara Membuat Resep Masakan Indonesia Sehari-hari: Salmon Masak Pindang Meranjat Khas Jambi

      • Didihkan air lalu masukkan bumbu halus, cabe rawit, nanas (atau tomat hijau), serai dan lengkuas hingga mendidih.
      • Kemudian masukkan ikan, garam, gula. Biarkan hingga ikan matang, cicip rasanya, jika sudah pas masukkan kemangi dan daun bawang. Matikan kompor, terakhir masukan perasan jeruk nipis (jangan masukkan air jeruk saat proses memasak karena jika air jeruk dimasukkan saat api masih menyala, maka kuah menjadi pahit). Lalu angkat dan siap disajikan.
       (Kalau saya sendiri karena suka dengan bombay, jadi pertama bombay ditumis lalu baru dimasukan bumbu dan ikan setelah itu baru dituangkan air yang suadh dididihkan)


      NOTE:  Kalau saya sendiri karena suka dengan bombay, jadi memodif menu ini dengan penambahan bawang bombay. Caranya, pertama-tama irisan bombay ditumis lalu baru dimasukan bumbu halus dan ikan setelah itu baru dituangkan air yang sudah dididihkan. Selanjutnya sama prosedurnya dengan diatas.

       (Kalau saya sendiri karena suka dengan bombay, jadi pertama bombay ditumis lalu baru dimasukan bumbu dan ikan setelah itu baru dituangkan air yang suadh dididihkan)

      2 Desember 2014

      Resep Masakan Rawon: Rawon Khas Madiun ala Ummi






      Rawon khas madiun

      Resep Masakan Rawon: Rawon Khas Madiun ala Ummi. Rawon bisa dikatakan makanan khas dan menjadi favorit di daerah Jawa Timur, semacam sup daging dengan kuah khas yang berwarna cokelat kehitam-hitaman di dapat dari buah kluwek.  Dulu saya biasa menikmati rawon selama tinggal di Malang. Tetapi dua tahun boyong ke Jogja, selama dua tahun itu hampir tidak pernah menikmati lezatnya rawon. Hmm dan kali ini belum juga satu semester tinggal di Madiun, ketemu lagi deh dengan rawon. Karena resepnya asli hasil tanya-tanya dengan Ummi aka ibu mertua di Madiun, jadi deh aku namain aja “Resep Masakan Rawon: Rawon Khas Madiun ala Ummi”. Sebenarnya guwe termasuk orang yang juaraang makan daging karena memang lebih suka dengan olahan sayur dan ikan. Tetapi untuk masakan rawon ini pengecualian, haha habis kuahnya itu lhooo. Sueger dan bikin nagih.
      Banyak versi memasak rawon yang kesemuanya menghasilkan sensasi yang berbeda. Karena itu ada istilah rawon Malang, rawon Surabaya, Rawon Ngawi dll. Nah kalau yang ini adalah resep asli ala Ummi di Madiun, yuk ah langsung saja diintip resepnya.

       
      Fresh from the panci :)

      Bahan-bahan:

      • 300 gr daging kalau mau rasa rawon yang nendang, pilih yang agak berlemak (nggajih kata orang jawa)
      • 150 g, tauge pendek warna putih yang masih muda
      • 2 batang seledri, rajang
      • 4 lembar daun jeruk
      • 2 lembar daun salam
      • 1 batang serai dimemarkan
      • 2 cm lengkuas atau laos yang dimemarkan
      • garam dan merica secukupnya
      • 6 gelas air
      • Kayu manis 2 cm
      • Asam jawa, 2 mata (biji)
      • Minyak goreng untuk menumis secukupnya


       
      Nunggu kuah dipanaskan :)

      Bumbu yang dihaluskan:

      • 4 butir bawang merah
      • 2 siung bawang putih
      • 4 butir kemiri
      • 5 buah kluwek, kukus, diambil isinya
      • 2-3 buah cabai merah
      • 1 sdt ebi/ 1 sdt terasi matang
      • Kencur 1 cm
      • Kunci ½ cm
      • Kunyit 1 cm
      • Jahe 1 cm
      • Jinten ½ sdt
      • 1 sdt ketumbar
      • Pala ¼ biji

       
      Rawon belum dikuahin

      Cara memasak Resep Masakan Rawon: Rawon Khas Madiun ala Ummi:

      Potong daging sapi menjadi kotak-kotak kecil. Panaskan minyak secukupnya (kira-kira 2 sdm) lalu tumis bumbu yang dihaluskan bersama serai, lengkuas, daun salam dan daun jeruk. Setelah harum, tambahkan garam dan merica secukupnya.
      Panaskan enam gelas air dalam sebuah panci masukkan bumbu yang telah ditumis, masukkan kayu manis dan asam jawa. Kemudian setelah mendidih, masukkan daging dan rebus hingga masak atau daging cukup empuk. Apabila air berkurang, tambahkan sesuai selera.
      Hidangkan bersama nasi hangat dan taburi tauge, bawang goreng, juga rajangan seledri. Jika suka pedas, jangan lupa sajikan dengan sambal. Selamat mencoba.

      Nyuumiii rawon khas Madiun siap disantap



      29 November 2014

      Resep Sop Ayam Pak Min Klaten



       
      Sop Ayam Pak Min buatanku yummy


      Resep Sop Ayam Pak Min Klaten. Ceritanya di kulkas masih ada satu sisa dada ayam ukuran besar pasca membuat bubur ayam tempo hari. Kalau makan akhir-akhir ini selalu terbayang nikmatnya olahan makanan yang minim bumbu dan berkuah. Akhirnya langsung kepikiran deh dengan menu favorit di Jogja dulu, sop Ayam Pak Min khas Klaten yang ada di Jl Kaliurang sedikit bersebrangan dengan ATM BNI. Biasanya memang sore-sore guwe suka ke ATM dan kalau pas perut keroncongan langsung deh nyebrang jalan, melaju sebentar sudah sampai di kedai Pak Min dengan umbul-umbul Ijo-nya yang berkibar-kibar.

      Sop Ayam Pak Min ini agak berbeda dari kebanyakan menu sop yang dihidangkan. Isinya terdiri dari potongan ayam yang dicacah dan diberi bawang goreng, daun seledri, dan disiram kaldu ayam panas. Sop Ayam Pecok dihidangkan bersama nasi putih panas-panas. Walau hanya berisi ayam tanpa pelengkap lain, rasanya sangat gurih, segar, dan tidak kalah dengan sop ayam kebanyakan. Untuk resepnya guwe browsing-browsing. Ternyata buanyak versi saudara-saudara. Hufft mulai ragu nih kira-kira mana ya yang bener2 asli resep milik Pak Min. Setelah dipilih-pilih sengaja aku comot yang paling minim menggunakan bumbu. Dan terlihat berbeda. Berbeda karena benar2 tanpa penggunaan bawang putih dan malah menggunakan kayu manis. Dan pas dicoba hasilnya lumayan mirip kog, kuahnya bening dan rasanya lezaaat tiada tara. Apalgi pas disantapnya saat siang bolong dan lagi laper. Hadeuuh yuk ah langsung saja dijajal resepnya.

       
      Makin lezat dihidangkan dengan pelengkap ini

      Bahan Resep Sop Ayam Pak Min:

      1 dada Ayam kampung ukuran besar atau ayam Afkir*, lumuri dengan garam diamkan selama 10 menit, kemudian cuci bersih
      2 batang Seledri, rajang halus
      Bawang goreng
      Air untuk merebus

      Bumbu Sop Ayam Pak Min:

      ¼  Biji Pala
      2 cm batang Kayu Manis
      ½ Sdt Lada bubuk
      Garam secukupnya

      Pelengkap Sop Ayam Pak Min (Optional):

      Setup sayur (resep bisa dilihat disini) atau rebusan wortel, kentang dan kol.
      Tempe/ tahu goreng (Tempe Tahu goreng renyah bisa dilihat resepnya disini)
      Sate telur puyuh
      Perkedel kentang
      Krupuk.
       
      Pelengkap sayur yang menyehatkan

      Cara Membuat Sop Ayam Pak Min:

      Proses pertama - Rebus air dalam panci kira-kira hingga ayam terendam seluruhnya tunggu hingga mendidih, kemudian masukkan ayam ke dalam air rebusan, rebus kurang lebih selama 30-45 menit dengan api sedang. Proses ini untuk menghilangkan lemak pada ayam karena kita menginginkan kuah yang bening dan tidak berminyak.
      Proses kedua - Ganti air dengan yang baru panaskan hingga mendidih kemudian masukkan ayam ke dalam air rebusan masak dengan api sedang,tunggu hingga menjadi kaldu kemudian masukkan bumbu pala, kayu manis, lada, garam. 
      Proses ketiga - Proses ini adalah proses pengempukan daging dan aroma, rebus hingga daging empuk, tiriskan daging, rasakan kuah kaldu, Anda bisa menambahkan lada bila suka dengan rasa yang sedikit pedas dan tambahkan garam bila kurang.
      Cara penyajian - Pecok-pecok (potong) daging ayam hingga menjadi bagian yang lebih kecil tata di dalam mangkuk taburi dengan daun seledri dan bawang goreng, kemudian siram dengan kuah kaldu panas. Hidangkan dengan nasi dan pelengkap dan sambal. 
      Sopnya bening dan minim bumbu tapi rasanya nendang


      Rahasia dan Tips resep masakan sop ayam ala Pak Min

      Sop Ayam Pak Min di Jl Kaliurang, Jogja

       

      *Ayam Afkir atau ayam merah adalah ayam petelor yang sudah tidak produktif lagi kemudian di jual untuk di konsumsi dagingnya, tekstur dagingnya alot seperti ayam kampung tapi dangingnya sangat tebal dan banyak karena ayam ini memang selalu di beri makan secara teratur. Dan yang penting adalah uretan di dalam perut ayam, uretan adalah salah satu menu andalan Sop Pak Min.

      Bila Anda ingin kaldu sop ayam lebih beraroma, pada proses ketiga masak panci kaldu dari kompor pindahkan menggunakan tungku arang atau kayu, aroma asap bakaran arang akan masuk ke dalam sop dan menghasilkan aroma baru yang lebih nikmat.